Niat Puasa Nisfu Syaban dan Amalan Malam Nisfu Syaban

Jalanmantu.id - Bulan Sya'ban adalah bulan setelah bulan Rajab dan sebelum Bulan Ramadhan. Dua bulan yang sangat penuh keberkahan dengan puasa. Pada bulan rajab kita mengerjakan puasa sunnah rajab, maka pada bulan ramadhan kita melaksankan ibadah puasa ramadhan selama 1 bulan.

Sama hal nya dengan bulan syaban, Kita melaksanakan puasa nisfu syaban. Bulan Syaban berarti bulan dengan penuh berkah dan kebaikan. Pada bulan ini Allah membuka pintu rahmat dan ampunan yang seluas-luasnya. Maka dari itu pada bulan syaban, dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunah seperti puasa sunah. Dalam hadits Rasulullah saw bersabda :

"Apabila tiba malam nisfu Syaban, maka hidupkan malamnya dan berpuasalah di siang harinya." (HR Ibnu Majah dalam as-Sunan dan al-Baihaqi dalam Syuab al-Iman)

Yaitu maksud dari bangunlah di sebagian besar malam itu dengan melakukan shalat pada malam hari nisfu syaban, serta perbanyak membaca surat Yasin atau surat-surat lainnya dalam Al-Qur'an, dzikir, doa dan kebaikan-kebaikan yang lain. Doa di pertengahan malam, lebih-lebih di sepertiga malam terakhir adalah ibadah yang agung dan dikabulkan oleh Allah. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

"Apabila tiba malam nisfu Syaban, maka malaikat berseru menyampaikan dari Allah: adakah orang yang memohon ampun maka aku ampuni, adakah orang yang meminta sesuatu maka aku berikan permintaannya." (HR al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman)

Imam Syafi'i menegaskan dalam kitab al-Umm :

"Telah sampai berita kepada kami bahwa dulu pernah dikatakan: sesungguhnya doa dikabulkan pada lima malam: malam jum'at, malam hari raya idul adha, malam idul fitri, malam satu Rajab dan malam nisfu Syaban."

Setelah mengisi malam nisfu syaban maka hendaklah menjalani ibadah puasa sya'ban pada siang harinya, melakukan puasa nisfu syaban tentu tidak lepas dari bacaan niatnya. Niat puasa sunnah nisfu syaban ini bisa dibilang hampir mirip seperti niat puasa sunnah pada umumnya.

Niat Puasa Nisfu Sya'ban Malam Hari

Niat puasa nisfu syaban ini dibaca pada saat malam hari setelah sembahyang isya, sebelum hendak tidur atau sesudah makan sahur. Berikut adalah lafadz bacaan doa niat puasa nisfu sya'ban latin dan artinya.

Nawaitu shauma ghadin an ada'i sunnati Syabana lillahi ta'ala.

Artinya:

"Aku berniat puasa sunah Syaban esok hari karena Allah SWT."

Selain puasa syaban di siang hari, menghidupkan malam syaban juga sangat dianjurkan khususnya malam nisfu Syaban (pertengahan bulan Syaban). Maksud menghidupkan malam nisfu syaban ini adalah dengan memperbanyak ibadah dan melakukan amalan baik pada malam nisfu Syaban. Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki menegaskan bahwa terdapat banyak kemuliaan di malam nisfu Syaban, Adapun keutamaan pada malam nisfu syaban antara lain, Allah SWT akan mengampuni dosa orang yang minta ampunan pada malam nisfu syaban, mengasihi orang yang minta kasih, menjawab doa orang yang meminta, melapangkan penderitaan orang susah, dan membebaskan sekelompok orang dari neraka.

Dalam Kitab Madza fi Syaban karya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki. Adapun Amalan Utama yang Dianjurkan untuk Dilakukan Pada Malam Nisfu Syaban adalah :

Amalan Pertama

Memperbanyak doa. Anjuran memperbanyak doa pada malam nisfu syaban ini berdasarkan pada hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

"(Rahmat) Allah SWT turun ke bumi pada malam nisfu Syaban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan)," (HR Al-Baihaqi).

Amalan Kedua

Pada malam nisfu syaban hendaklah membaca dua kalimat syahadat sebanyak-banyaknya. Dua kalimat syahadat adalah kalimat yang sangat mulia. Dua kalimat ini sangat baik dibaca kapan pun dan di mana pun terlebih lagi pada malam nisfu Syaban. Sayyid Muhammad bin Alawi mengatakan,

"Selayaknya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasululullah, khususnya pada bulan Syaban dan malam pertengahannya."

Amalan Ketiga

Memperbanyak istighfar pada malam nisfu syaban. Tidak ada satu pun manusia yang bersih dari dosa dan salah. Namun kendati manusia berdosa, Allah swt senantiasa membuka pintu ampunan kepada hambanya. Maka dari itu mintalah ampunan (istighfar) sebanyak-banyaknya sangat dianjurkan terlebih lagi di malam nisfu Syaban. Sayyid Muhammad bin Alawi menjelaskan,

"Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Syaban dan malam pertengahannya. Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits. Pada bulan Syaban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan."

Demikianlah niat puasa nisfu syaban dan amalan utama yang harus dilakukan pada malam nisfu syaban, semoga mendapatkan keberkahan untuk orang yang mengamalkan amalan tersebut.