Latin Niat Shalat Tarawih Berjamaah dan Tata Caranya

Jalanmantu.id - Pengertian Sholat tarawih adalah solat yang di lakukan saat pada malam bulan Ramadhan dan dikerjakan setelah shalat Isya dan sebelum solat witir. Hukum melaksanakan sholat tarawih sendiri adalah sunnah bagi kaum laki-laki dan perempuan. Perintah untuk melaksanakan shalat tarawih juga sudah dijelaskan dalam hadits di bawah ini:

“Dari Abi Hurairah radliyallahu 'anh Rasulullah gemar menghidupkan bulan Ramadhan dengan anjuran yang tidak keras. Beliau berkata: ‘Barangsiapa yang melakukan ibadah (shalat tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat” (HR Muslim)

Ulama telah sepakat bahwa “qâma ramadlâna” di dalam hadits diatas mempunyai makna shalat tarawih, meskipun ulama ada beda pendapat tentang dosa apakah yang akan diampuni dalam hadits tersebut. Ikhtilaf di antara mereka juga terjadi dalam hadits-hadits serupa. Menurut al-Imam al-Haramain, saat kita melakukan sholat tarawih yang diampuni hanya dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar hanya bisa diampuni dengan cara bertobat. Sedangkan menurut Imam Ibnu al-Mundzir, kata “mâ” (dosa) dalam hadits tersebut termasuk kategori lafadh ‘âm (kata umum) yang berarti mencakup segala dosa, baik kecil atau besar.

Lalu untuk tata cara sholat tarawih sendiri tidak ada perbedaan pada tata cara shalat tarawih di masjid dan di rumah. Masyarakat dapat melakukan shalat tarawih di rumah secara berjamaah dengan sedikit orang atau sendiri (infirad) sebagaimana shalat tarawih di masjid.

Setiap perbuatan amalan yang akan dikerjakan oleh orang islam baiknya diawali dengan membaca niat, karena tujuan melaksanakan segala amalan tersebut adalah untuk Allah semata, berikut adalah niat shalat tarawih berjamaah dan sendiri.

Niat Shalat Tarawih Berjamaah Sebagai Imam.

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

Niat Sholat Tarawih Berjamaah Sebagai Makmum.

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

Adapun berikut ini adalah latin lafal niat shalat tarawih sendiri dirumah.

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah SWT.”

Shalat tarawih secara berjamaah atau sendiri di rumah memiliki jumlah rakaat yang sama dengan shalat tarawih di masjid, yaitu jumlah rakaat sholat tarawih maksimal 20 rakaat dan minimal dua rakaat.

Artinya, “Shalat tarawih berjumlah 20 rakaat yang disepakati kesunnahannya… Shalat tarawih tidak sah dikerjakan dengan niat shalat mutlak (tanpa penyebutan kata tarawih di dalam hati), tetapi ia harus meniatkan shalat dua rakaatnya sebagai bagian dari shalat tarawih, shalat malam bulan Ramadhan, atau shalat sunnah tarawih,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], halaman 112).

Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri dan Berjamaah adalah sebagai berikut :

Niat

Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah

Membaca surat Al Fatihah

Membaca surat atau ayat Al Qur’an

Ruku’ dengan tuma’ninah

I’tidal dengan tuma’ninah

Sujud dengan tuma’ninah

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

Sujud kedua dengan tuma’ninah

Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua

Membaca surat Al Fatihah

Membaca surat atau ayat Al Qur’an

Ruku’ dengan tuma’ninah

I’tidal dengan tuma’ninah

Sujud dengan tuma’ninah

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

Sujud kedua dengan tuma’ninah

Tahiyat akhir dengan tuma’ninah

Salam

Demikian niat sholat tarawih beserta tata cara melakukan sholat tarawih dirumah dan berjamaah yang bisa disampaikan semoga bermanfaat untuk sahabat sekalian.